catatan Paskah 2017: antara keagamaan dan keIndonesiaan

Senthir lengo potro Mangan tahu tanpo sego Ampun kuatir Gusti sedho Dinten Minggu wungu mulyo. Numpak sepur sangu jadhah Ngaturaken sugeng riyadi Paskah Berkah Dalem Gusti Selamat memaknai dan mengkhidmati #paskah buat saudara2 yang merayakannya. Salam damai salam bahagia buat kita semua. 🙏😊 A post shared by Andy Sutioso (@andysutioso) on Apr 15, 2017 at…

kisah dari kandangan : spedagi movement [2/3]

Saya memang suka bersepeda, karenanya sepeda bambu yang dibuat oleh mas Singgih di Kandangan segera menarik minat saya. Saya pikir awalnya Spedagi hanya sebuah produk. Varian produk dari rangkaian produk yang dibuat oleh workshop di Kandangan setelah radio kayu. Sewaktu jumpa mas Singgih di Bumi Langit, Imogiri, mas Singgih menyebutkan tentang ICVR (International Conference on Village Revitalization).…

perjalanan ke desa kandangan [1/3]

Tulisan ini adalah bagian pertama dari 3 posting yang rencananya dituliskan terkait perjalanan saya dan Rico ke desa Kandangan, Temanggung – di minggu ke dua bulan Maret 2017. Tidak ada peristiwa kebetulan. Semakin diyakini, semakin banyak dialami juga. Berikut kisah perjalanan saya dan Rico ke Kandangan, Temanggung – yang tanpa disadari sudah ‘dimulai’ sejak tahun…

memahami kembali literasi

nyaho can tangtu ngarti, ngarti can tangtu bisa, bisa can tangtu tuman, tuman can tangtu ngajadi ~ aki Mudihin* Bener banget apa yang diungkap Aki Muhidin di atas ini. Dulu merasa sudah tahu tentang literasi, ternyata belum paham… karena belum paham ya belum tentu juga bisa… Boro-boro tuman atawa ngajadi… Menelusuri sesuatu memang perlu waktu panjang…