memetakan perjalanan ke depan

  Bagi saya, perjalanan hidup terutama sejak tahun 98an, paska Krisis Moneter menarik ditelusuri, dirangkai dan ditemukan maknanya. Di tahun-tahun tersebut saya memilih ‘pindah jalur’ dari bidang Arsitektur yang dulu ditekuni ke jalur pendidikan. Banyak sekali untaian peristiwa yang kemudian dialami dan saat kemudian terus dirangkai terbaca menjadi proses yang bagi saya menakjubkan – kadang…

belajar melepas

  Sudah lama rangkaian kata Kahlil Gibran jadi salah satu favorit saya. Setidaknya sejak anak-anak masih kecil. Setelah merintis Semi Palar, puisi di atas saya print dan saya tempelkan di lemari yang ada di kantor. Nyaris setiap hari, saya diingatkan tentang kata-kata tersebut. Bahwa anak kita adalah bukan anak kita. Your children are not your…

kisah dari kandangan : spedagi movement [2/3]

Saya memang suka bersepeda, karenanya sepeda bambu yang dibuat oleh mas Singgih di Kandangan segera menarik minat saya. Saya pikir awalnya Spedagi hanya sebuah produk. Varian produk dari rangkaian produk yang dibuat oleh workshop di Kandangan setelah radio kayu. Sewaktu jumpa mas Singgih di Bumi Langit, Imogiri, mas Singgih menyebutkan tentang ICVR (International Conference on Village Revitalization).…

memahami kembali literasi

nyaho can tangtu ngarti, ngarti can tangtu bisa, bisa can tangtu tuman, tuman can tangtu ngajadi ~ aki Mudihin* Bener banget apa yang diungkap Aki Muhidin di atas ini. Dulu merasa sudah tahu tentang literasi, ternyata belum paham… karena belum paham ya belum tentu juga bisa… Boro-boro tuman atawa ngajadi… Menelusuri sesuatu memang perlu waktu panjang…

Menelusuri Jalan Pendidikan

Catatan Pengantar : Tulisan ini saya susun untuk teman2 satu angkatan SMA yang sedang menyusun buku untuk Reuni 30 tahun setelah kita semua lulus dari bangku SMA. Versi ini tidak jadi diserahkan karena terlalu panjang. Saya akhirnya membuat versi singkatnya. Tapi saya simpan di sini sebagai catatan pribadi. Bagaimana Perjalanan Dimulai Mungkin sebagian teman sempat tahu,…