Gendong gendongan

‘gendong-gendongan’

pulau Kakaban, awal Juli 2016
Penghuni pesisir yang sederhana ini adalah satu dari sekian banyak hal menakjubkan yang saya lihat saat berkunjung ke tempat ini. Dua ekor kumang (kelomang) yang bercengkrama di atas pantai pasir yang masih (relatif) bersih… Alam Derawan memang menyajikan suasana kontemplatif, di mana kita bisa menyaksikan dengan hati dan melebur ke dalam suasana keindahan di sana…

Mungkin banyak yang sudah tahu atau mendengar tentang keindahan alam Derawan. Saya beruntung bisa hadir dan merasakannya secara langsung. Tapi jujur saya pribadi sangat enggan berbagi apa-apa yang disaksikan secara langsung.
Sejauh pengamatan dan pengalaman saya, segala sesuatu yang alamiah dan disentuh manusia nyaris selalu menjadi rusak. Manusia (modern) hampir selalu meninggalkan kerusakan pada apa yang disentuhnya. Manusia hadir ke tempat-tempat indah di sudut-sudut planet ini hanya untuk memenuhi hasrat-hasrat kediriannya…

Ya, ia hadir untuk dirinya, tapi apa yang ditinggalkannya di tempat yang telah dijejaknya…

Advertisements

One thought on “Gendong gendongan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s